Gorontalo, 15 Juni 2026 — Sebagai
wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,
PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Gorontalo menjalin kerja sama dengan
Komunitas Tanggidaa Group dalam pelaksanaan program Corporate Social
Responsibility (CSR) bidang pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot.
Kerja sama ini menjadi langkah nyata
dalam mendukung pengurangan timbulan sampah organik, meningkatkan kesadaran
masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta
mendorong terciptanya ekonomi sirkular berbasis masyarakat. Melalui program
ini, masyarakat akan mendapatkan pendampingan dalam budidaya maggot Black
Soldier Fly (BSF), mulai dari pengolahan sampah organik, pemeliharaan maggot,
hingga pemanfaatan hasil budidaya yang bernilai ekonomi.
Budidaya maggot menjadi salah satu
solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan sampah organik. Selain mampu
mengurangi volume sampah secara signifikan, maggot juga dapat dimanfaatkan
sebagai pakan alternatif bernilai tinggi bagi sektor perikanan dan peternakan. Sementara
residu hasil pengolahan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang mendukung
pertanian berkelanjutan.
Reynold Gobel,
Assistant Manager Business Support PLN Nusantara Power UP Gorontalo,
menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam
menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan melalui
pemberdayaan masyarakat.
"Program
budidaya maggot ini tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah organik,
tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kami ingin
menghadirkan solusi yang mampu menjawab tantangan lingkungan sekaligus
memberikan manfaat ekonomi. Melalui kolaborasi dengan Komunitas Tanggidaa
Group, kami berharap masyarakat dapat memperoleh keterampilan baru,
meningkatkan produktivitas, dan menjadi bagian dari gerakan ekonomi sirkular di
Gorontalo."
Lebih lanjut,
Reynold menambahkan bahwa keberhasilan program akan sangat ditentukan oleh
partisipasi aktif masyarakat.
"Kami
berharap program ini tidak berhenti pada tahap pelatihan semata, tetapi
berkembang menjadi unit usaha masyarakat yang berkelanjutan. Dengan pengelolaan
yang baik, budidaya maggot dapat menjadi contoh bagaimana sampah yang
sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diubah menjadi sumber manfaat bagi
lingkungan dan masyarakat."
Manager PLN
Nusantara Power UP Gorontalo, Hubertus Tri Adi Nugroho, menyampaikan bahwa
program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan
berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
"Permasalahan
sampah merupakan tantangan yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Melalui
program budidaya maggot ini, kami ingin mendorong lahirnya solusi yang tidak
hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah
ekonomi bagi masyarakat. Kami percaya bahwa sinergi antara perusahaan,
komunitas, pemerintah, dan masyarakat akan menghasilkan dampak yang lebih luas
dan berkelanjutan."
Adi juga
menegaskan bahwa PLN Nusantara Power akan terus mendukung berbagai program CSR
yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
"Kami
berharap kerja sama ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis
lingkungan yang mampu direplikasi di berbagai wilayah. Dengan semangat
kolaborasi, kita dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, masyarakat yang
lebih mandiri, dan masa depan yang lebih berkelanjutan."
Melalui sinergi
bersama Komunitas Tanggidaa Group, PLN Nusantara Power UP Gorontalo berkomitmen
untuk terus mendukung berbagai program lingkungan yang inovatif dan berdampak
positif. Kolaborasi ini
diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang
lebih baik sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat
Gorontalo.
0 Comments