Gorontalo, 9 Oktober 2026 — Keamanan fasilitas
pembangkit menjadi aspek penting dalam menjaga aset perusahaan dan mendukung
kelancaran operasional ketenagalistrikan. Sebagai upaya memperkuat
kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan, PT PLN Nusantara Power Unit
Pembangkitan (UP) Gorontalo menggelar sosialisasi keamanan pada 8–9 Oktober
2026 di Aula Saronde UP Gorontalo.
Kegiatan dibuka
oleh Reynold Gobel, Assistant Manager Business Support PLN Nusantara Power UP
Gorontalo. Dalam pembukaannya, Reynold menekankan pentingnya membangun
kesadaran keamanan di lingkungan unit pembangkitan melalui peningkatan
kewaspadaan, kepatuhan terhadap prosedur pengamanan, dan keterlibatan seluruh
personel.
Menurut Reynold,
keamanan tidak hanya berkaitan dengan perlindungan aset fisik perusahaan,
tetapi juga membutuhkan kesiapan setiap personel dalam mengenali dan
mengantisipasi potensi ancaman sejak dini.
“Keamanan unit pembangkitan merupakan tanggung
jawab bersama. Setiap personel harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan
kerja, memahami prosedur pengamanan, serta segera melaporkan apabila menemukan
indikasi yang berpotensi mengganggu keamanan. Dengan kewaspadaan dan koordinasi
yang baik, potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Reynold.
Sosialisasi ini menghadirkan AKP M. Atmal Fauzi,
S.H., sebagai narasumber yang membawakan materi “Strategi Penanganan
Radikalisme dan Terorisme.” Materi tersebut membahas bahaya intoleransi,
radikalisme, dan terorisme, termasuk potensi dampaknya terhadap stabilitas
keamanan dan lingkungan kerja.
Melalui pembekalan tersebut, peserta diharapkan
semakin memahami pentingnya deteksi dini terhadap potensi ancaman, menjaga
kewaspadaan, serta melakukan koordinasi sesuai prosedur apabila menemukan
situasi yang memerlukan perhatian dari petugas pengamanan.
Sementara itu, Manager PLN Nusantara Power UP
Gorontalo, Yan Suprayogi, menegaskan bahwa penguatan keamanan merupakan bagian
dari upaya menjaga keberlangsungan operasional pembangkit.
“Keamanan harus menjadi bagian dari budaya kerja
yang diterapkan secara konsisten. Kami ingin memastikan seluruh unsur yang
terlibat memahami perannya dalam menjaga aset perusahaan, meningkatkan
kesiapsiagaan, dan mendukung terciptanya lingkungan operasional yang aman serta
kondusif,” kata Yan.
Penguatan keamanan tersebut juga menjadi bagian
dari agenda penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU)
bidang pengamanan antara PLN Nusantara Power UP Gorontalo dan Kepolisian Daerah
Gorontalo. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam mendukung
upaya pencegahan dan penanganan potensi gangguan keamanan sesuai kewenangan
masing-masing pihak.
Melalui sosialisasi dan penguatan kerja sama
tersebut, PLN Nusantara Power UP Gorontalo terus mendorong terciptanya sistem
pengamanan yang lebih tanggap dan terkoordinasi. Upaya ini menjadi bagian dari
komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan aset, melindungi lingkungan
operasional, serta mendukung keandalan pembangkitan tenaga listrik.
*Narahubung:*
Reynold Gobel
Asistant Manager
Business Support
PLN Nusantara
Power Unit Pembangkitan Gorontalo
Telp.
085240807087
.jpeg)
0 Comments